Saturday, May 18, 2013

Kenapa Harus Marah?

Sesabar-sabarnya seseorang terhadap sesuatu hal, ada kalanya memiliki batas. Coba diingat apakah kita pernah merasa tidak marah terhadap sesuatu hal?
Rasanya mustahil seseorang tidak pernah merasa marah, bahkan mungkin dalam sehari bisa lebih dari satu kali kita marah-marah. Nah, apakah setelah kita marah-marah, kita merasa lega? Tenang? Masalah terselesaikan?

Saya membaca dalam satu artikel di majalah lokal, bahwa ada mitos yang salah untuk menghalalkan kemarahan seseorang :
1. Lebih baik kita mengeluarkan amarah ketimbang menahannya, karena jika ditahan akan menimbulkan penyakit (heh?)
2. Dengan marah maka membuat orang lain pasti merasa lebih segan untuk melawan kehendak kita (segan atau takut?)
3. Marah, menyerang, dan mengintimidasi dapat membantu mendapatkan rasa hormat dari orang lain
Dari mitos-mitos tersebut, mungkin berlaku apabila kita ingin menjadi preman. Apabila hal ini yang diterapkan dalam kehidupan kita dengan bersikap garang dan selalu marah, mungkin orang akan takut dengan kita, tetapi tidak akan menghargai kita.
Memang tidak baik apabila kita memendam kemarahan kita, hal tersebut bisa memunculkan pribadi yang sinis, memusuhi, serta memiliki kecenderungan untuk menjatuhkan orang lain. Itu sebabnya, saya menyimpulkan bahwa tidak ada orang yang mampu memendam kemarahan terlalu lama. Apabila kemarahan tersebut sudah diluar kendali, kita memerlukan anger management.

Menurut seorang psikolog Jerry Deffenbacher,seperti yang baca dalam artikel tersebut, kadar kemarahan yang dimiliki seseorang itu masing-masing berbeda. Beberapa orang memiliki kebiasaan marah dikarenakan adanya latar belakang keluarga yang kurang terampil untuk mengajarkan pola berkomunikasi yang baik, serta ada juga pengaruh dari sosiokultural.
Kemarahan sebenarnya merupakan respon alami terhadap ancaman dan membuat seseorang berusaha melakukan pertahanan diri. Tapi kemarahan tersebut dapat kita tekan melalui alam bawah sadar kita.

Ada beberapa cara untuk menekan keinginan untuk ‘meledak’ marah :
1. Bernafas teratur, guna mendapatkan udara segar ke paru-paru. Tubuh yang santai dapat membantu menenangkan diri serta menetralkan ketegangan
2. Memecahkan masalah. Terkadang kemarahan dan frustasi disebabkan oleh masalah yang tak terhindarkan dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu,kita harus tahu bagaimana cara menangani dan menghadapi masalah tersebut. Bukan amarah yang lebih dahulu dikedepankan, tetapi lebih kepada mencari solusi dari masalah yang dihadapi.
3. Berlatih komunikasi. Orang yang marah cenderung menarik kesimpulan yang tidak akurat. Oleh karena itu, jika sedang emosi, sebaiknya jangan mengatakan hal pertama yang muncul di kepala kita, tetapi berpikirlah lebih hati-hati tentang apa yang ingin kita katakan.
4. Menggunakan humor. Hal ini dapat membantu meredakan kemarahan dan situasi tegang. Penggunaan humor ini bukan untuk maksud meledek atau menertawai orang lain, tetapi gunakanlah humor untuk membantu diri lebih rileks
5. Mengubah lingkungan. Tanpa kita sadari, terkadang sumber kemarahan adalah lingkungan sekitar. Masalah dan tanggung jawab membebani diri kita sehingga seolah membuat kita terperangkap. Beristirahatlah dan pastikan untuk memanfaatkan “waktu pribadi” untuk melepaskan stress
6. Bila sedang marah, cobalah mengganti pikiran-pikiran kita dengan yang lebih rasional, bukan yang dramatis

Untuk menguasai amarah kita memang membutuhkan kerja keras yang tidak instan. Jika kita mau berlatih setahap demi setahap,keuntungannya adalah kita mampu mengendalikan diri dan semakin ahli dalam berekspresi sesuai dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan.
Emosi yang stabil akan membantuk untuk membangun hubungan yang lebih baik, dikehidupan sehari-hari, maupun dalam karir.

Saturday, January 26, 2013

Pelayanan : Terpengaruh oleh orang kah?

Awalnya gue merasa semangat,ditempat baru, dengan orang-orang baru, memulai pelayanan lagi, setelah gue meninggalkan Jakarta
Gue mulai memasuki suatu gereja yang cukup besar di Semarang, gue mulai mendekati orang-orang di sana, karena pada dasarnya gue ingin tidak hanya sekedar ke gereja di hari Minggu.
Gue pengen gue bisa melayani dan syukur syukur talenta gue bisa disalurkan di sana.
Gue mulai ikut persekutuan pemuda, berlanjut mendapat info mengenai paduan suara pemudanya, gue ikutin
Kemudian ada paduan suara gabungan, gue ikut juga, mulai menambah orang-orang yang gue kenal.
Gue bukanlah orang yang serta merta memamerkan apa yang gue kuasai, tapi entahlah jika mereka menganggap seperti itu.
Gue merasa dulu ketika gue masih di Jakarta, tugas gue adalah sama seperti yang saat ini gue tawarkan kepada mereka.
Gue mulai merambah untuk pelayanan Mazmur, Pemandu Pujian, hingga sekarang gue diminta melatih salah satu paduan suara di sana.
Yep, teman-teman yang awalnya so welcome to me mulai menjaga jarak, mulai bersikap acuh. Gue nggak tahu mulai kapan dan mengapa, tapi yang gue rasain adalah mereka sudah memiliki penilaian sendiri terhadap gue and its not a good review
Mungkin aja ini penilaian subyektif gue or mungkin bukan seperti itu kenyataannya, but thats what i feel right now
They make a distance, apa karena mereka merasa gue terlalu cepat untuk masuk ke wilayah mereka ?
i dont know, tapi itu persepsi awal gue
Tapi kalaupun iya, gue tidak mau terganggu dengan penilaian mereka. Kalau memang Tuhan mau pakai gue di gereja ini sekarang, pakailah...
Selama gue mampu, gue akan jalanin, pasti ada orang-orang di sana yang menghargai gue

Saturday, December 29, 2012

What A Best Way to Spend Your Saturday ???

Kenapa gue tulis headline itu?
Karena sebetulnya gue sering bingung...apa yang bisa dilakuin untuk menghabiskan hari sabtu gue, saat tidak bekerja,saat libur..
Bangun siang is for sure...but whats next?
Bersihin kamar kost? done
Nyuci n Nyetrika baju-baju gue? done
And then what?
Hari ini gue menghabiskan sabtu gue untuk menonton DVD, and maen ke mall...tapi masa setiap sabtu gue lakuin ini?
Bosen ajah...
Jadi pengen ngelakuin sesuatu,maybe side job or business apa gitu? asik kali yah?
But I have no idea what kind of side job or business yang bisa gue lakuin..
Hmm..bosan juga kalau nggak punya kegiatan yah?
Mau tidur ? Tidur tuh bikin capek juga lho...

Hmm..maybe ada yang bisa kasih ide ke gue ?

#tulisandikalanggaktahumaunulisapa

Friday, December 14, 2012

My 10 year going to married next 2 days

Yep, akhirnya cowok yang pernah 10 tahun gw admire n love itu menikah juga
sepengetahuan gue sih dy married tgl 16 Desember 2012 besok
Pernikahan dia diadain di Bali
And as I know, gue nggak diundang, yah nggak apa-apa juga sih
Perasaan gue juga biasa saja, karena memang perasaan cinta itu sudah lama menghilang
Yang ada sekarang adalah perasaan seorang teman
Gue bahagia kalau dia akhirnya menemukan wanita yang bisa diajak berbagi seumur hidup
Walaupun gue nggak diundang, mungkin karena lokasi juga yah?
All I can do is for the best of his wedding and his new family
Semoga gue bisa menyusul dengan pernikahan gue dengan kekasih gue saat ini.

Dear Daniel A.G
I'm so happy for your wedding day
wish you nothing but the best for your new family
I hope I can follow ur path with my own wedding too
God bless us

Saturday, December 08, 2012

Mulai merasa ingin keluar...

To the point banget yah judul blog gue
yep, gue merasa kayaknya gue uda nggak betah di kerjaan gue yang sekarang
the culture,the people, the situation, makes me wanna try other changes.
Yah, nggak totally seeking the new one, tapi kalau ada tawaran akan gue pertimbangkan...
Sebenarnya, belum cukup ilmu yang gue ambil di tempat kerja gue sekarang, tapi gue merasa kesepian
Di kantor mendapat tekanan disana sini, after work nggak punya family yang bisa dipeluk or whatever, makanya hal itu membuat gue mulai tidak betah
Seseringnya hal itu keluar dalam otak gue, setelah itu muncul pemikiran lagi, whats your vision ?
Gue punya cita-cita, gue punya angan-angan...
Awalnya gue berpikir dan merencanakan, berapa lama gue mampu menggapai cita-cita gue
Apakah rasa jenuh itu mampu menyingkirkan impian gue ?
pemikiran itu saling berganti muncul di kepala gue
mungkin hal itu yang membuat gue tidak terlalu fokus mencari pekerjaan baru
huuuuaaahhh...bingung....belum bisa mengambil keputusan...
Eventhough,one day, gue akan kembali ke Jakarta, with new job or still with my previous job

Tuesday, November 27, 2012

Today is my day

HEY...I'm 29 years old now
tapi berjalan biasa aja,secara gue merayakan hari ulang tahun sendirian, jauh dari keluarga,jauh dari orang-orang yg gue sayang
29, sudah 29 tahun gue menjalani semua aktivitas, menerima semua berkat, menerima kesukaan dan kedukaan...
Semakin merasa ditempa dengan semua pergumulan gue, tapi tetap selalu mengucap syukur karena diberikan berkat dan penyertaan dari Tuhan.
29, mungkin hanya sekedar angka, tetapi bagaimana kita hidup dengan sisa umur yang diberikan Tuhan,itulah yang harus aku pergunakan sebaik-baiknya
Termasuk memperjuangkan cinta dan cita ku, semua aku serahkan kepada Tuhan Yesus yang memiliki hidupku....DIA tahu yang terbaik dalam hidupku...
HEY...Alisa...happy 29 years old, girl
Uppss you're not a girl anymore, you are a woman, grown up woman
be wise, be strong and tough, fight for your own happiness, coz Jesus knows the best for your happiness...

Bentar lagi nyenggol umur 30....SO WHAT?????
hehehehehehehhe

aku mau nulis org2 yang uda ngucapin ultah ah, feel so loved.....
1. Alexander
2. My Mom
3. My Sist and Bro
4. Kak Lenta
5. Nancy
6. Bram
7. Kak Ida
8. Katz
9. Tante Tina
10. Roeri
11. Om Dicky
12. Albert Pandiangan
13. Devi ziliwu
14. Triple S studio
15. Dhiez
16. Tante Ann
17. Kak Devi Sevatrina
18. Mba Sita
19. Om Darmadi
20. Erist
21. Meyta
22. Geraldy
23. Frieda
24. Kak Novi
25. Gilang
26. Om Harry
27. Andhika
28. Kak johan
29. Nophi
30. Winny
31. Stephani DNR
32. Kak Catherine
33. Henk
34. Mba Efih
35. Mba Indri DNR
36. Adit KLS
37. Lia Retno DNR
38. Pdt. Agus Mulyono
39. Tante Demak
40. Kak Tjen
41. Esterlita
42. Yeyen
43. Nendz
44. Stefanus UKRIDA
45. Nova Cute
46. Destya
47. Tante Reni Sethio
48. Fancy
49. Fitrianitas
50. Mas Arpan Parastar
51. Juan UKRIDA
52. Kak Cynthia
53. Yumeiti
54. Hermalita
55. Intan S
56. Pelayanan Oikumene
57. Mas Bambang Yuswohadi
58. Evinetus
59. Sherly DNR
60. Kak Yanto
61. Santi YADIKA
62. Jeshua
63. Mba Novi KLS
64. Tante Uwie
65. Teguh KLS
66. Nosel
67. Krystin Kost
68. Mona Hosiana
69. Rosy KLS
70. Ichsan KLS
71. Hyu Sisca
72. Ita KLS
73. Viki
74. Pak Karmin KLS
75. Johan
76. Mas Dagdo
77. Annisa KLS
78. Spica Kurnia Hosiana
79. Santy DNR
80. Joe SL
81. Iie
82. Hanna
83. Wina Jobstreet
84. Mba lela KLS
85. Nouvri KLS
86. Debora
87. Yoses
88. Mba lilik
89. Ci henny Parastar
90. Ineu
91. Stevy
92. Vanda
93. Lexi
94. Vania
95. Anne
96. Semuel
97. Astrid BC
98. Selly
99. Bu Eileen
100. Pak Wahono
101. Bu Vani
102. Lingga
103. Unie
104. Mba Ade
105. irene
106. Okto
107. Bu Donna
108. Bryan
109. Chandra
110. Pak Romi
111. Dewi
112. Sarah
113. Ma Non
114. Kak yanti
115. Ma An
116. Kak Wayan
117. Kak Rinta
118. Ka Tuhas
119. Tri Wibowo KLS
120. Jholanda
121. Anggun
122. Kak Desy
123. Nunie
124. Dhyta
125. Serly
126. Yudha
127. Yohanna
128. Tante Cecil
129. Om Hatoguan
130. Dian GKI Rawamangun
131. Kak Ana Toemon
132. Kak Dedy
133. ko Alfred
134. Nike
135. Kak Ria
136. Harimurti
137. Jannung
138. Kak Oline
139. Jusak
140. Tante Lilies
141. Ci Erika
142. Daniel Pras
143. Ester
144. Kak Rani
145. Nieta
146. Hendi
147. Ipan
148. Pak Donny DNR
149. Catherine
150. Melia
151. Jens
152. Gandhi
153. Mas Akso
154. Vicka
155. Kak Obed
156. Nita DNR
157. Pak Ruby
158. Lusy
159. Disty
160. George

Saturday, November 10, 2012

Get it Right

Lagi ngerasa sedih, kayaknya apa yang gue buat ga pernah bikin orang-orang yang gue sayang bisa senang.
Ada aja kelemahan-kelemahan en kejelekan-kejelekan gue,dimana gue dituntut untuk merubah itu, atau dia akan meninggalkan gue
Can I make it right?


What have I done
Wish I could run
Away from this ship going under
Just trying to help
Hurt everyone else
Now I feel the weight of the world is on my shoulders

What can you do
When your good isn't good enough
And all that you touch tumbles down
Cause my best intentions
Keep making a mess of things
I just wanna fix it somehow

But how many times will it take
Oh how many times will it take
For me to get it right ,to get it right

Can I start again
With my faith shaken
Cause I can't go back and undo this
I just have to stay
and face my mistakes
But if I get stronger and wiser I'll get through this

What can you do
When your good isn't good enough
And all that you touch tumbles down
Cause my best intentions
Keep making a mess of things
I just wanna fix it somehow

But how many times will it take
Oh how many times will it take
For me to get it right

So I throw up my fist throw a punch in the air
And accept the truth that sometimes life isn't fair
Yeah I'll send out a wish yeah I'll send up a prayer
And finally someone will see how much I care

What can you do
When your good isn't good enough
And all that you touch tumbles down
Oh my best intentions
Keep making a mess of things
Just wanna fix it somehow

But how many times will it take
Oh, how many times will it take
To get it right, to get it right


Not only LOVE

Its not easy when you decided to put your heart to someone. They not only asking for your heart, but all your mind and trust,thats important.
let me ask you, "how can you love someone,if you cant trust him/her?"
When we decided to build a relationship, there also important, your heart, mind,and trust.
If we cannot put the trust to someone that we love, our relationship will going vein, there's no future, and able to stuck on the same bricks.
We not only give our love to someone, but we also give our mind (thoughts) and more important trust (the way they can be secure with the relationship).
Love, having someone we can share everything about,listening,communication and caring. Mind, share the thoughts, idea and what's our plan for the future (the relationship), because we not only have a 'one night' relationship,rite? And trust, we can be secure with someone that we care, we can do our daily activities without worry that someone we love can be doing something that might be destroy the relationship.
Now, reflect on your relationship, whether you have an existing relationship of trust?
remember, love is not the only base to build your relationship, you need your mind and trust...believe and believed

Hopefully this article can be useful

Wednesday, November 07, 2012

Mulai merasa tertantang + tertekan

Memasuki bulan ke 6 aku bekerja di cabang Semarang, aku sudah mulai merasa pekerjaanku mengambil alih otak dan emosiku.
Disini aku dituntut untuk multi tasking, multi thinking, multi helping, multing hands,semua permintaan harus aku tampung.
Aku mengakui hingga sekarang,kekuranganku adalah menetapkan mana prioritas, karena setiap aku sedang melakukan sesuai planningku, tiba-tiba karyawan ataupun atasan mengejarku untuk tugas yang lain maupun request yang belum terpenuhi.
Semua itu harus ditampung oleh diriku seorang, disatu sisi aku memahami kebutuhan mereka, tetapi di sisi lain aku tidak bisa berbuat banyak karena kebijakan masih berada di Head Office.
Aku juga masih harus mebenahi data-data yang selama ini terbengkalai
hufff...sebenarnya waktu dan tenaga ku cukup nggak ya?
Terkadang aku jadi bahan limpahan kemarahan dan kekecewaan karyawan maupun atasan terhadap kinerja HRD, mereka sulit untuk protes secara langsung lewat telepon, aku lah yang jadi tamengnya, whewww...harus selalu siap penutup kuping
but most of all, I still love my job, meskipun aku mengakui bahwa teman-temanku di Pusat memang bekerja agak sedikit lamban,sehingga terkadang membuat aku gemas sendiri, tapi aku masih mencintai pekerjaanku
Hmmm apa ada pengaruhnya dengan daerah tempatku bekerja sekarang? karena sepertinya suasana hatiku akan berbeda apabila aku masih bekerja di Jakarta, dengan ritme dan perlakuan pekerjaan yang seperti ini
Tapi entahlah, aku berusaha untuk tetap tersenyum menghadapi semua tantangan pekerjaan yang ada, itung-itung berlatih menghadapi pekerjaan yang lebih berat lagi a.k.a jadi manager HR,amin......

Tuesday, October 30, 2012

Beratnya perjuangan mencari pekerjaan

Saat jaman SMA, ditanya sekolah dimana, kita akan bilang SMA A, SMA B, atau SMA-SMA bergengsi lainnya, begitupula saat kuliah, kita dengan mudah mengatakan ingin kuliah di Universitas X, Y, maupun universitas bergengsi lainnya.
Tetapi setelah selesai kuliah, ketika kita belum memiliki pekerjaan, dapatkah kita dengan mudah mengatakan mau kerja di company M,N,atau company bergengsi lainnya? Belum tentu
Tidak semua orang dengan mudah memperoleh pekerjaan segera setelah selesai kuliah. Bahkan ada yang harus menunggu beberapa bulan hingga mendapatkan pekerjaan. Kenapa ya?
Some people say its all about luck
Tidak hanya orang yang pintar saja yang langsung diterima di suatu perusahaan, terkadang orang yang beruntung yang bisa diterima di suatu perusahaan. Mungkin dengan nilai IPK tinggi tetapi tidak sesuai dengan kualifikasi calon perusahaan, entah karena komukasi atau kepribadian si calon kandidat.
Berbagai cara ditempuh demi mendapatkan pekerjaan yang setidaknya sesuai dengan jurusan kuliah. Cara-cara tersebut antara lain mengikuti JobFair, Iklan Koran, Website, maupun informasi dari teman-teman sekitar.
Ketika kita mencoba melamar pun, terkadang yang kita pilih adalah posisi yang tidak sesuai dengan jurusan kuliah kita, mungkin kita berpikir, lebih baik kita memiliki pekerjaan terlebih dahulu, sesuai tidaknya dengan jurusan kuliah kita menjadi prioritas kesekian.
Sebegitu beratkah mencari pekerjaan? Memang, karena hal ini berkaitan dengan masa depan kita, jadi baik kita maupun calon perusahaan menginginkan hal terbaik demi masa depan.
Apapun usaha yang kita lakukan, apapun posisi yang akhirnya kita terima, kita harus bekerja dengan penuh loyalitas, bertanggung jawab, dan mencintai pekerjaan kita
Bagaimana dengan pengalaman mencari kerja anda?

Sunday, October 28, 2012

Kerjaan Overload, how to deal with it

Pernahkah kita merasa pekerjaan kita habis selesai dan thats it?
Ketika kita menyelesaikan satu pekerjaan, pastilah pekerjaan-pekerjaan lain akan menanti. Bukan hanya satu tetapi bisa bertumpuk-tumpuk lagi.
Sebagai seorang karyawan, kita tidak mungkin menolak tugas maupun pekerjaan yang dilimpahkan kepada kita oleh atasan kita, kecuali ingin kehilangan pekerjaan.
Tetapi bagaimana jika 'serangan' pekerjaan bertubi-tubi itu sudah mencapai ambang stres kita? Bagaimana jika kepala kita sudah hampir pecah?
Yep, kita sudah overload dengan pekerjaan kita, tetapi ada beberapa hal yang dapat saya bagikan yang mungkin dapat membantu menenangkan diri menghadapi situasi pekerjaan seperti ini.
-Jangan ragu minta bantuan--
Tugas terabaikan bisa jadi bukan karena kita tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut untuk menyelesaikannya, namun seringkali terjadi karena berlebihnya tugas dengan tenggat waktu yang ketat. Cobalah membicarakan masalah ini dengan atasan kita. Bisa jadi, tugas yang menumpuk dipundak karena atasan kita tidak sadar dengan jumlah tugas/pekerjaan yang diberikan kepada kita. Jika memungkinkan, kita bisa juga kok mengatur sendiri pendelegasian tugas kepada rekan yang lain ataupun anak buah.
--Kontrol emosi dengan berhenti mengeluh--
susah memang untuk mampu mengontrol diri untuk tidak mengeluh, tetapi menahan emosi ini adalah cara efektif untuk meredakan stres yang menghantui pikiran kita. Kurangilah mengeluh karena hal tersebut hanya akan membuat kita (serta orang disekitar kita) menjadi resah. Lagipula, mengeluh tidak akan membuat pekerjaan kita selesai, kan?
--Hindari situasi overload dari awal--
Pastikan kita tidak menunda setiap tugas rutin,karena kita tidak tahu kapan tugas dadakan yang tidak mungkin ditolak akan muncul. Berpikir ulang sebelum mengiyakan tugas tambahan yang sifatnya diluar tanggung jawab kita,ok?
--Jangan kebiasaan overtime--
Overload pekerjaan biasanya terjadi justru ketika kita bekerja melebihi jam kerja yang seharusnya. Ketika 'kebetulan' berada di meja kerja,kita akan mulai 'melihat-lihat' pekerjaan yang dilakukan untuk 'mengisi' waktu. Jangan hanya buat target jenis tugas yang harus selesai hari ini,tetapi juga buatlah target waktu (didalam jam kantor) kapan satu pekerjaan harus selesai. Biasakan diri untuk pulang kantor pada waktu yang pantas
--Eliminasi tugas yang tidak penting--
Hal ini berkaitan dengan masalah prioritas. Akan lebih efektif jika kita memulai dengan tugas yang bisa cepat diselesaikan. Tanyalah pada diri sendiri atau tim, proyek mana yang memakan energi tetapi kurang menghasilkan









Sulitkah Aku Berubah?

Bahkan diubah oleh orang yang sangat kusayangi?
Berulang kali dia mengeluhkan mengenai sikap egoisku, keras kepalaku, dan sikap tidak ingin mendengar nasehat orang lain.
Aku mengakui sudah sangat lama aku hidup dengan nyaman, dengan sifat dan perilaku menang sendiri. Selama ini aku menganggap bahwa keinginanku lah yang harus diikuti, apabila orang lain tidak sependapat, mereka boleh kehilangan aku (yang kupikir merupakan kerugian bagi mereka)
Aku selalu merasa diri sebagai seseorang yang superior, padahal hal ini hanyalah untuk menutupi diri sendiri. Menutupi diriku yang sebenarnya sangat lemah, belum dewasa, butuh dibimbing dan diarahkan.
Sikap nyaman itu mulai diusik oleh orang yang aku sayangi, dia berpendapat bahwa perilakuku tidak benar, dalam kaitannya berhubungan dengan orang lain. Sikapku yang lebih cepat mementingkan ego pribadi dapat memberi efek tidak baik kedepannya, baik untuk pertemanan maupun dengan pasangan.
Aku beruntung memiliki seseorang yang dengan sabar mau mengingatkanku untuk berubah, bukan menjadi pribadi yang lain, tetapi berubah menjadi seseorang yang lebih baik.
Tetapi hal ini butuh proses, bahkan termasuk argumen dan berselisih antara aku dan dia. Ia selalu dan terus menerus mengingatkanku, tetapi aku terlalu bebal untuk berubah.
Aku khawatir suatu saat dia lelah dan bosan untuk membimbing aku, padahal aku sangat membutuhkan dia sebagai pegangan aku.
Sekali lagi, keegoisanku bisa memberi dampak buruk terhadap hubungan kami, dengan lingkungan sekitar juga.
Bisakah aku berubah?
Harus bisa
Aku memiliki seseorang yang membutuhkanku, akupun sangat membutuhkan dia
Jangan sampai keegoisanku merusak semuanya
Aku harus bisa,sebelum aku kehilangan dia

Saturday, October 27, 2012

Mengapa harus marah?

Sesabar-sabarnya seseorang terhadap sesuatu hal, ada kalanya memiliki batas. Coba diingat apakah kita pernah merasa tidak marah terhadap sesuatu hal?
Rasanya mustahil seseorang tidak pernah merasa marah, bahkan mungkin dalam sehari bisa lebih dari satu kali kita marah-marah. Nah, apakah setelah kita marah-marah, kita merasa lega? Tenang? Masalah terselesaikan?
Saya membaca dalam satu artikel di majalah lokal, bahwa ada mitos yang salah untuk menghalalkan kemarahan seseorang :
1. Lebih baik kita mengeluarkan amarah ketimbang menahannya, karena jika ditahan akan menimbulkan penyakit (heh?)
2. Dengan marah maka membuat orang lain pasti merasa lebih segan untuk melawan kehendak kita (segan atau takut?)
3. Marah, menyerang, dan mengintimidasi dapat membantu mendapatkan rasa hormat dari orang lain
Dari mitos-mitos tersebut, mungkin berlaku apabila kita ingin menjadi preman. Apabila hal ini yang diterapkan dalam kehidupan kita dengan bersikap garang dan selalu marah, mungkin orang akan takut dengan kita, tetapi tidak akan menghargai kita.
Memang tidak baik apabila kita memendam kemarahan kita, hal tersebut bisa memunculkan pribadi yang sinis, memusuhi, serta memiliki kecenderungan untuk menjatuhkan orang lain. Itu sebabnya, saya menyimpulkan bahwa tidak ada orang yang mampu memendam kemarahan terlalu lama. Apabila kemarahan tersebut sudah diluar kendali, kita memerlukan anger management.
Menurut seorang psikolog Jerry Deffenbacher,seperti yang baca dalam artikel tersebut, kadar kemarahan yang dimiliki seseorang itu masing-masing berbeda. Beberapa orang memiliki kebiasaan marah dikarenakan adanya latar belakang keluarga yang kurang terampil untuk mengajarkan pola berkomunikasi yang baik, serta ada juga pengaruh dari sosiokultural.
Kemarahan sebenarnya merupakan respon alami terhadap ancaman dan membuat seseorang berusaha melakukan pertahanan diri. Tapi kemarahan tersebut dapat kita tekan melalui alam bawah sadar kita.
Ada beberapa cara untuk menekan keinginan untuk ‘meledak’ marah :
1. Bernafas teratur, guna mendapatkan udara segar ke paru-paru. Tubuh yang santai dapat membantu menenangkan diri serta menetralkan ketegangan
2. Memecahkan masalah. Terkadang kemarahan dan frustasi disebabkan oleh masalah yang tak terhindarkan dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu,kita harus tahu bagaimana cara menangani dan menghadapi masalah tersebut. Bukan amarah yang lebih dahulu dikedepankan, tetapi lebih kepada mencari solusi dari masalah yang dihadapi.
3. Berlatih komunikasi. Orang yang marah cenderung menarik kesimpulan yang tidak akurat. Oleh karena itu, jika sedang emosi, sebaiknya jangan mengatakan hal pertama yang muncul di kepala kita, tetapi berpikirlah lebih hati-hati tentang apa yang ingin kita katakan.
4. Menggunakan humor. Hal ini dapat membantu meredakan kemarahan dan situasi tegang. Penggunaan humor ini bukan untuk maksud meledek atau menertawai orang lain, tetapi gunakanlah humor untuk membantu diri lebih rileks
5. Mengubah lingkungan. Tanpa kita sadari, terkadang sumber kemarahan adalah lingkungan sekitar. Masalah dan tanggung jawab membebani diri kita sehingga seolah membuat kita terperangkap. Beristirahatlah dan pastikan untuk memanfaatkan “waktu pribadi” untuk melepaskan stress
6. Bila sedang marah, cobalah mengganti pikiran-pikiran kita dengan yang lebih rasional, bukan yang dramatis
Untuk menguasai amarah kita memang membutuhkan kerja keras yang tidak instan. Jika kita mau berlatih setahap demi setahap,keuntungannya adalah kita mampu mengendalikan diri dan semakin ahli dalam berekspresi sesuai dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan.
Emosi yang stabil akan membantu untuk membangun hubungan yang lebih baik, dikehidupan sehari-hari, maupun dalam karir.

Wednesday, October 03, 2012

I am alone

orang lain boleh melihatku selalu happy, seperti tidak ada masalah besar yang terjadi dalam hidupku.
mereka bebas untuk bercerita apapun yang terjadi dihidup mereka
tetapi ketika aku mengalami sesuatu masalah
aku baru menyadari kalau aku ternyata sendiri di dunia ini
aku memang memiliki Tuhan
tapi aku tidak memiliki teman, sahabat, atau apapun sebutan untuk mereka
kekasihpun tidak dapat kuandalkan
aku hampir pada titik ingin menghalalkan segala cara
bahkan halalkan apapun aku tidak tahu
aku sendirian
tidak ada satupun yang peduli
aku sendirian
orang lain asyik dengan masalahnya sendiri
aku sendirian
tiada siapapun yang bisa kujadikan pegangan
aku sendirian
I am alone

Thursday, September 20, 2012

Lagu yang dinyanyikan di suasana yang bertolak belakang

Sebuah lagu ditulis untuk menggambarkan suasana hati penulisnya, ataupun suasana yang mendukung dibuatnya suatu lagu. Tapi sebuah lagu juga bisa diinterpretasi berbeda dalam suasana yang berbeda juga, tergantung seseorang yang ingin menyanyikannya.
Aku menemukan dua situasi berbeda dalam 1 lagu.
Lagu berjudul She yang aslinya dibawakan oleh Elvis Costello dibawakan dalam dua suasana yang bertolak belakang.
Suasana pertama, seorang pria menyanyikan lagu She di saat pernikahannya. Dia menyanyikan lagu She ketika mempelai wanitanya memasuki altar. Suasana bahagia dan cinta kepada calon istri, lagu yang dinyanyikan untuk mengungkapkan rasa bahagia bisa menikahi wanita yang dicintai, kebahagiaan karena memiliki wanita yang menjadi teman hidup barunya, wanita yang dicintainya.
Suasana kedua, seorang pria menyanyikan lagu She disaat merelakan kepergian wanita yang dicintainya untuk selama-lamanya. Lagu ini dinyanyikan sebelum menutup peti jenasah istri yang sangat dicintainya. Lagu yang mengungkapkan rasa syukur karena memiliki wanita yang sangat dicintai sampai akhir hidupnya. Wanita yang telah memberikan kebahagiaan bagi pria tersebut hingga akhir hayatnya.
Apabila aku melihat kedua suasana ini, membuatku terkagum bagaimana sebuah lirik lagu mampu mengungkapkan perasaan seseorang, meskipun dikala suka dan duka, seseorang yang kita cintai pastilah memberikan kebahagiaan.
Aku pun jadi ingin ada seseorang yang memiliki lagu yang menggambarkan rasa cintanya kepadaku, dan juga sebaliknya, aku sedang mencari lagu apa yang bisa menggambarkan rasa cintaku kepada seseorang yang kucintai.
Nah, apa sih lirik lagu She yang dari tadi aku ceritakan ?
Check this out

SHE by Elvis Costello

She
May be the face I can't forget
The trace of pleasure or regret
May be my treasure or the price I have to pay
She
May be the song that summer sings
May be the chill that autumn brings
May be a hundred different things
Within the measure of a day

She
May be the beauty or the beast
May be the famine or the feast
May turn each day into a heaven or a hell
She may be the mirror of my dreams
The smile reflected in a stream
She may not be what she may seem
Inside her shell

She
Who always seems so happy in a crowd
Whose eyes can be so private and so proud
No one's allowed to see them when they cry
She
May be the love that cannot hope to last
May come to me from shadows of the past
That I'll remember till the day I die

She
May be the reason I survive
The why and wherefore I'm alive
The one I'll care for through the rough in ready years
Me
I'll take her laughter and her tears
And make them all my souvenirs
For where she goes I've got to be
The meaning of my life is

She
She, oh she

Monday, September 17, 2012

Waktu aku masih kecil

Blog ini pun kupasang di blog ku yang lain, yang khusus membahas tentang musik, apa sih isinya ?

Tulisan ini mengenai kehidupanku dulu,jaman masih kecil, sekitar tahun 80-an
check it out

Lucu saja mengingat dulu aku pernah sedikit..ya sedikit mencicipi dapur rekaman profesional

Tepatnya tahun 1988 (bulan sudah lupa), aku ditawari untuk membuat album kompilasi lagu anak-anak bersama penyanyi-penyanyi cilik lainnya.

Aku yang masih berumur 4 tahun-an merekam beberapa lagu anak-anak, diantaranya 0 itu 0 dan abang becak

Aku rekaman bersama Puput Melati, Melisa,Delia,Devia, dan artis-artis cilik saat itu

Tidak hanya rekaman saja, tapi aku juga beberapa kali tampil di acara TV anak-anak di TVRI saat itu

Aku memang tidak begitu mengerti apa arti kehidupan keartisan saat itu, dan memang saat itu publikasi mengenai dunia entertainment tidak semenggila dan seheboh jaman sekarang.

Beberapa koran lokal dan daerah sempat mewawancaraiku (artikel ini juga entah disimpan dimana)

Mengapa aku tidak meneruskan karier sebagai penyanyi profesional? Karena akhirnya aku menyadari, dunia ini membutuhkan modal yang sangat besar, yang orangtuaku tidak mampu memberikannya

Sekarang, baik album maupun artikelnya sudah entah dimana, aku pikir ini hanyalah masa lalu yang cukup menjadi kenangan manis saja dan tidak untuk diulang kembali



Wednesday, September 12, 2012

My Boss here is soo perfectionist

hadeuhhh...rempong banget deh punya boss perfectionist
aku lagi menyusun rencana struktur organisasi 2013
udah aku susun tetep aja dia ngoceh, bilang susunannya atau bahasa yang digunakan kurang tepat atau apa lah yang kurang...
Aku mengakui sih, selama ini hal-hal detil kurang aku perhatikan, itu sebabnya terkadang aku di komplain oleh atasan dikarenakan ketidak telitianku.

Mungkin teguran ini bisa merubah kebiasaanku, walaupun terkadang apa yang kulakukan ini masih hal kecil, tapi bukan tidak mungkin apabila hal ini aku biarkan, bisa berakibat ke hal yang lebih besar...

See everything from the positive side, so hopefully I can be a better person through people surround me

Saturday, September 08, 2012

A Little Vacation

Salah satu cara ku untuk melepas lelah setelah seminggu bekerja adalah berjalan-jalan.
Selama aku bertugas di Semarang, terkadang aku hanya berjalan-jalan di sekitaran Semarang
Tetapi minggu ini aku menghabiskan weekend ku di Jogjakarta. Bukan hanya untuk melepas lelah saja atau bosan dengan suasana yang sama, tetapi memang minggu ini teman-teman ku dari Jakarta juga berkunjung ke Jogjakarta.
Blessing Choir akan melayani di GKI Gejayan,Jogja, dan aku pun diajak untuk bergabung bersama mereka.
Awalnya kupikir aku akan menginap bersama mereka, tetapi ternyata di Jogja ada sahabat lamaku yang tinggal disana.
SAhabatku yang cukup lama tidak bertemu, jadi kupikir tidak ada salahnya untuk mengunjungi dia dan keluarga barunya (her daughter is soo cute)
Then finally I end up here at her house
Namanya juga melepas lelah, jadi aku memang tidak menguras waktu untuk jalan-jalan di sepanjang Jogja, cukup dengan istirahat saja, yah walaupun tak kuasa menahan diri untuk berbelanja ke Malioboro.
Tapi aku cukup menikmatinya, dan nanti malam aku akan berlatih bersama Blessing Choir untuk persiapan pelayanan hari Minggu 9 Sept 2012
Well, we'll what will happen next,and I'll tell you all later

Friday, September 07, 2012

new blog

i decided to create a new blog, so i can be more freely to write everything that i want
here you still be able to know me more, i still write everything that happens surround me
thanks for reading my blog
hope i can be more productive in writing....

Tuesday, September 04, 2012

Penyebab Pasangan LDR Putus Cinta

Aku memperoleh artikel ini dari salah satu situs berita.
Menjalani hubungan pacaran jarak jauh memang bukan hal yang gampang. Berbagai masalah kerap diterpa pasangan long distance relationship (LDR) yang membuat mereka menyerah dan memilih berpisah.
Inilah beberapa penyebab pasangan berbeda kota memutuskan hubungan.

1. Selingkuh
Hubungan jarak jauh cenderung lebih banyak alami cobaan terutama, perselingkuhan. Pada awalnya mungkin Anda dan kekasih bisa menahannya. Namun ketika rasa kesepian terus-menerus datang, dan wanita atau pria menarik muncul di saat yang tidak diharapkan maka perselingkuhan bukanlah hal yang tak mungkin. Jarak, rasa kesepian dan biasanya, alkohol, bisa menjadi pemicu masalah ini.

2. Kurang Komunikasi
Perbedaan waktu dan kesibukan membuat pasangan LDR sering susah mendapatkan waktu yang sama-sama tepat untuk berkomunikasi. Meski saat ini hubungan LDR lebih mudah karena adanya telepon, SMS, chatting dan video call, namun tetap saja terkadang komunikasi tidak bisa berlangsung setiap hari. Interaksi satu sama lain terasa seperti dibatasi. Padahal Anda ingin adanya perasaan terhubung dengan hadirnya pasangan.

3. Sinyal
Susahnya mendapatkan sinyal telepon yang bagus juga bisa membuat pasangan bertengkar ketika menjalin hubungan cinta jarak jauh. Susah sinyal berarti membuat satu sama lain jadi sulit terhubung dan ketika ini sering terjadi, maka hubungan bisa putus.

4. Kurang Kepercayaan
Tidak bertemu, sulit berkomunikasi dan perasaan curiga membuat seseorang jadi kurang percaya terhadap pasangannya. Banyak pasangan yang menjalin hubungan jarak jauh mengakhiri hubungan karena perasaan tersebut. Hal ini biasanya terjadi pada pasangan yang belum siap menjalaninya.

5. Insecure
Banyak pasangan yang mengalami perasaan insecure atau merasa tidak aman dengan dirinya sendiri ketika menjalani hubungan jarak jauh. Perasaan insecure biasanya ditunjukkan dengan perasaan cemburu, posesif dan selalu curiga. Inilah yang pada akhirnya membuat pasangan bertengkar dan pada akhirnya putus.

6. Kangen
Kangen dalam hubungan asmara dapat membuat pasangan semakin dekat. Namun jika perasaan menjadi sangat rindu, tapi tidak juga kunjung bertemu bisa membawa masalah. Anda ataupun pasangan bisa jadi langsung menuduh tidak bisa menyempatkan waktu untuk bertemu, padahal pada saat itu memang salah satu dari Anda sedang sangat sibuk. Hal itu yang dapat membuat pasangan mengakhiri hubungan asmara mereka.

Aku dan pasangan sebenarnya sudah mengalami beberapa hal diatas, tetapi kami memiliki komitmen dan semoga hal-hal tadi tidak membuat kami harus memutuskan hubungan, jika Tuhan berkenan